Wednesday, February 6, 2008

Menanti Di Barzakh




MENANTI DI BARZAKH


Ku merintih aku menangis
Ku meratap aku mengharap
Ku meminta dihidupkan semula
Agar dapat kembali ke dunia nyata

Perjalanan rohku melengkapi sebuah kembara
Singgah di rahim bonda sebelum menjejak ke dunia
Menanti di barzakh sebelum berangkat ke mahsyar
Diperhitung amalan penentu syurga atau sebaliknya

Tanah yang basah berwarna merah semerah mawar dan juga rindu
Tujuh langkah pun baru berlalu seusai talkin bernada syahdu
Tenang dan damai di pusaraku nisan batu menjadi tugu
Namun tak siapa pun tahu resah penantianku

Terbangkitnya aku dari sebuah kematian
Seakan ku dengari tangis mereka yang ku tinggalkan
Kehidupan di sini bukan suatu khayalan tetapi ai sebenar kejadian
Kehidupan di sini bukan suatu khayalan tetapi ia sebenar kejadian

Kembali roh kembali kembalilah ke dalam diri
Sendirian sendiri sendiri bertemankan sepi
Hanya kain putih yang membalut di tubuhku
Terbujur dan kaku jasad di dalam keranda kayu

Ajal yang datang di muka pintu
Tiada siapa yang memberitahu
Tiada siapa pun dapat hindari
Tiada siapa yang terkecuali

Lemah jemari nafas terhenti tidak tergambar sakitnya mati
Cukup sekali tak sangup untukku mengulangi
Jantung berdegup kencang menantikan malaikat datang
Menggigil ketakutan gelap pekat di pandangan

Selama ini diceritakan kini aku merasakan
Di alam barzakh jasad dikebumikan
Selama ini diceritakan kini aku merasakan
Di alam barzakh jasad dikebumikan

Ku merintih aku menangis
Ku meratap aku mengharap
Ku meminta dihidupkan semula
Agar dapat kembali ke dunia nyata

oleh: Far East

No comments: